PRINSIP KERJA SISTEM HIDROLIK PADA FORKLIFT

Diposting pada

Sebagai penggerak utama pada forklift ini digunakan mesin diesel RD30ABTX2, dengan putaran mesin 2000rpm dan putaran berasal dari mesin inilah yang digunakan untuk menggerakkan pompa oli (oil pump) & oli berasal dari tangki utama forklift dipompakan, sehingga mengalir menuju control valve pada mesin. Didalam control valve ini terkandung dua katup utama yaitu lift valve dan tilt valve. Lift valve berfungsi untuk mengontrol keluar masuknya batang torak pada lift silinder mesin sehingga mampu tingkatkan dan menurunkan beban forklift.

Tilt valve mempunyai fungsi untuk mengontrol nampak masuknya batang torak pada tilt silinder mesin sehingga mampu menyebabkan miring tiang pengangkat pada forklift. Untuk mobilisasi batang torak pada lift silinder luar, dialirkan oli pada bagian bawah berasal dari lift silinder. Hal ini mampu dilaksanakan dengan mengontrol lift valve sehingga posisinya kesebelah kanan.

Dengan demikian oli mampu mengalir pada bagian bawah lift silinder, maka batang torak dapat terangkat ke atas tetapi oli yang terdapat di anggota atas lift silinder segera nampak menuju tangki utama forklift. Untuk menghentikan gerakan torak ini, mampu dilaksanakan dengan mengembalikan pada posisi lift valve ketengah.

Sedangkan untuk turunkan dan memasukkan lagi batang torak ini dapat dilaksanakan dengan mengontrol lift valve pada sebelah kiri. Karena terdapatnya berat garpu dan beban, maka torak dapat mendorong oli yang ada di anggota lift silinder ini keluar dari lift silinder. Kecepatan nampak oli ini oleh terdapatnya down control valve dan safety valve. Pengontrolan pada lift valve dan tilt valve tidak mampu dilaksanakan secara bersamaan. Hal ini untuk memelihara sehingga tidak terjadinya bahaya pada kerja berasal dari forklift secara Keseluruhan.

Lihat Juga : Jual Ban Forklift

PRINSIP KERJA SISTEM HIDROLIK PADA FORKLIFT

Pada Forklift terkandung suatu alat yang disebut dengan Fork. Fungsi fork ini adalah sebagai pemegang landasan beban yang mana fork ini terpasang pada kerangka (backrest) sebagai pembawa garpu dan tiang penyokong mast. Fork assembly diikatkan ke salah satu ujung rantai dan yang lainnya terikat pada beam tiang penyokong. Rantai ini bergerak sepanjang puli ( wheel ) yang menempel pada ujung atas berasal dari batang torak pada lift silinder.

Berputarnya puli ini akibat berasal dari tekanan fluida di di dalam lift silinder yang mengakibatkan tertariknya keliru satu ujung yang terikat pada beam tiang penyokong (outer mast). Karena rantai terikat, maka pulilah yang berputar sekaligus naik turun oleh gaya tarik yang timbul pada rantai, tetapi ujung rantai yang lainnya akan bergerak mengangkat backrest dan forknya hingga ketinggian maksimum yaitu 3000 (mm).

Fork Assembly (Garpu) dan Backrest (Pelindung)

Garpu ini berfungsi sebagai tempat dimana barang atau beban yang akan diangkat atau dipindahkan. Garpu ini mampu digeser sepanjang finger board yaitu dengan mengangkat knop yang terkandung pada pengarahan atas garpu. Garpu ini ada dua buah dan di letakkan simetris sebelah kiri dan sebelah kanan lift silinder sepanjang finger board.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *